it's about life.. ketika aku harus memilih, setidaknya aku tahu apa yang aku pilih. ketika aku mengikuti sebuah jalan, atau ketika aku menolak untuk sebuah jalan, disaat itulah satu demi satu pertanyaan muncul. mungkin suatu kebenaran dalam memilih, karena aku bisa menjawab dengan sebuah keyakinan. tapi bagaimana mungkin aku bisa memilih tanpa aku bisa menjawab pertanyaan itu?

Jumat, 10 Februari 2012

Yakinlah Terhadap Diri Anda

Setiap orang menginginkan kesuksesan dan juga kebahagiaan. Setiap orang menginginkan tujuan & cita-citanya bisa tercapai. Setiap orang menginginkan yang terbaik. Tak ada satu orang pun yang menginginkan kesusahan, kemiskinan, kegagalan dan tidak ingin menjadi orang yang terpinggirkan.
Modal pertama dan utama dalam mencapai keberhasilan adalah KEYAKINAN. Keyakinan yang menjadi rahasia orang-orang yang sudah berhasil, berprestasi & berkarya. Begitu besar kekuatan keyakinan sampai ada pepatah,”Jika Anda benar-benar percaya bisa memindahkan gunung, maka Anda pun mampu melakukannya”. Keraguan bersama dengan kegagalan.

Minggu, 13 November 2011

Walaupun Acak-Acakan, Menulis Itu Berguna

Rasanya sudah lama aku tak menulis. Menulis apa aja yang bisa ku tulis. Dulu aku sering menuliskan sesuatu untuk mengungkapkan perasaan, mencatat momen yang indah, pelajaran terhadap suatu pengalaman atau sekadar mencatat ide-ide yang menurutku itu bagus.Tapi sering kali aku merasa minder akan tulisan yang aku buat. Aku berfikir bahwa menulis itu bakat, hanya orang-orang tertentu yang bisa nulis. Tapi saat ini aku sadar, setiap orang itu bisa menulis. Gak usah banyak berfikir yang penting nulis aja. Ingat, setiap insan lahir ke dunia itu tak bisa apa-apa. Keahlian dalam menulis pun bukan bawaan dari lahir, tetapi dari belajar, latihan dan terus mencoba.

Menulis itu tidak harus dengan kata-kata ilmiah yang tingginya selangit, yang hanya bisa dipahami oleh orang-orang tertentu. Menulis merupakan suatu kegiatan untuk mencurahkan unek-unek yang ada dalam pikiran ke dalam bentuk tulisan. Tidak ada salah atau benar, semuanya benar. Semua tergantung pespektif si pembaca. Tapi untuk kategori tulisan tertentu memang mempunyai beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Jika menulis hanya untuk menjadi hobi, hanya untuk kebutuhan pribadi, maka menulislah semaumu, menulis dengan perasaan bahagia. Menulis untuk memerdekaan pikiran dan jiwa. Menulis untuk kepuasan batin yang tidak bisa didapat dengan berdebat. Menulis bebas tanpa ada batas-batas yang mengekang akan kreatifitas berfikir.

Jumat, 11 November 2011

Hidup itu Keras dan Penuh Perjuangan, tapi Itulah yang Menumbuhkan Kita

Hidup ini memang keras. Kehidupan ini hanyalah untuk orang-orang kuat yang mampu bertahan hidup. Hidup ini hanya diperuntuhkan untuk orang-orang yang tegar dalam menjalaninya. Hidup ini tidaklah pantas untuk para pecundang dan para pengecut. Mereka akan tersingkir dari kehidupan ini. Mereka tak mampu menghadapi tekanan, tak mampu untuk bertahan, tak mampu untuk menahan rasa sakitnya cobaan yang ditemuinya.

Para pecundang ataupun para pengecut tak memahami bahwa memang hidup ini mengandung berbagai halang rintang, cobaan, penderitaan dan kesusahan. Mereka terus mengeluh dan protes terhadap apa yang menimpanya. Padahal mengeluh tak menghilangkan masalah, justru malah menambah sulit dalam menyelesaikan masalah. Mereka tak menyadari bahwa memang terkadang hidup harus mengalami pedihnya ujian dan rasa sakitnya cobaan.

Rabu, 09 November 2011

Hidup itu Pilihan, Tidak Memilih pun Merupakan Sebuah Pilihan

Dalam hidup ini, sebenarnya kita dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang harus diputuskan, cepat ataupun lambat. Kita sekarang ini adalah hasil dari pilihan-pilihan yang kita ambil pada masa lalu. Kita mempunyai pilihan untuk bermimpi besar atau bermimpi kecil. Kita mempunyai pilihan untuk menjadi orang baik atau buruk. Kita mempunyai pilihan untuk terus belajar atau hanya bermalas-malasan. Kita mempunyai pilihan untuk mengeluh atau terus berusaha. Kita mempunyai pilihan untuk memberikan respon terhadap apa yang terjadi disekeliling kita. Dan kita bebas memilih. Maka, pilihlah yang terbaik untuk dirimu sendiri, agar engkau menjadi orang yang terbaik. Hidup & mati memang Tuhan yang menentukan. Namun, warna-warni hidup kita, arah tujuan hidup kita, dan sikap hidup kita adalah kita sendiri yang berhak menentukan.

Hidup seperti koin yang bersisi dua, setiap saat penuh dengan teka-teki dan misteri.